Iklan

Jumat, 12 Desember 2025, Desember 12, 2025 WIB
Last Updated 2025-12-13T00:51:33Z
Daerah

Polsek Talang Ubi Pantau Progres Pembangunan Jembatan Sungai Baung – Kapolres PALI Tekankan Keselamatan dan Sinergi Aparat-Masyarakat Sebagai Kunci Sukses Proyek Strategis

PALI, Jumat (12/12/2025) – Saat matahari mulai memanas sekitar pukul 14.00 WIB, sebuah tim dari Polsek Talang Ubi tiba di lokasi pembangunan jembatan baru di Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Proyek yang menjadi akses vital penghubung Kabupaten PALI dengan Kabupaten Musi Rawas terus mendapat perhatian serius dari jajaran Polres PALI, yang kali ini diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan pengecekan perkembangan pembangunan secara langsung.

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., yang didampingi oleh tim inti: Panit Intelkam AIPDA Ronaldo, Bhabinkamtibmas AIPDA Muhammad Kurniadi, dan anggota Unit Intelkam BRIPDA Akhmad Syaputra. Perjalanan ke lokasi memakan waktu sekitar 45 menit dari markas Polsek, melewati jalan yang sedikit bergelombang dan area pemukiman warga yang ramai, terutama karena banyak kendaraan yang melintas melalui jalur alternatif yang disiapkan selama pembangunan jembatan.

 

Setelah tiba, tim langsung melakukan inspeksi menyeluruh di lokasi proyek. Mulai dari memeriksa kondisi papan peringatan keselamatan yang dipasang di sekitar area kerja, kualitas material yang digunakan untuk perbaikan jembatan darurat, hingga memastikan bahwa pekerja telah menggunakan peralatan pelindung diri (APD) yang sesuai. Selanjutnya, Kapolsek AKP Ardiansyah melakukan koordinasi rapat singkat dengan pengelola kontraktor dan perangkat desa, yang menyampaikan perkembangan terbaru proyek. Menurut pihak kontraktor, proses perbaikan serta penambahan kekuatan pada jembatan darurat telah mencapai 65% progres dan diharapkan dapat selesai tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

 

Selama koordinasi, AKP Ardiansyah juga menekankan pentingnya menjaga aspek keamanan dan keselamatan di semua tahap pembangunan. “Kami mengimbau kepada para pekerja maupun masyarakat pengguna jalan agar tetap mengutamakan keselamatan, terutama saat melintasi jalur alternatif yang sudah disiapkan,” tegasnya. Dia menambahkan, “Mohon dipatuhi petunjuk arah yang dipasang, jaga kecepatan kendaraan agar tidak terlalu cepat, serta bersama-sama menjaga keamanan di lokasi pembangunan. Yang paling penting, kami menegaskan secara tegas bahwa tidak boleh ada praktik pungli dalam bentuk apa pun di area proyek – baik terhadap pekerja, kontraktor, maupun masyarakat yang melintas.”

 

Setelah berbicara dengan kontraktor dan perangkat desa, tim Polsek Talang Ubi kemudian berdialog langsung dengan masyarakat sekitar yang berkumpul di dekat lokasi. Banyak warga menyampaikan harapan mereka tentang jembatan baru yang diharapkan dapat mempermudah mobilitas, terutama untuk mengangkut hasil pertanian seperti jagung, padi, dan kelapa sawit ke pasar luar daerah. Beberapa warga juga menyampaikan kekhawatiran tentang keamanan malam hari di lokasi pembangunan, yang langsung dijawab oleh Kapolsek AKP Ardiansyah dengan menjanjikan bahwa Bhabinkamtibmas akan meningkatkan patroli di area tersebut.

 

Selain imbauan keselamatan, AKP Ardiansyah juga menyampaikan arahannya yang diterima langsung dari Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. “Kapolres PALI berpesan agar seluruh jajaran tetap hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bahwa pembangunan yang sedang berjalan memberikan manfaat optimal bagi warga,” ujarnya menyampaikan pesan Kapolres. “Beliau menekankan bahwa aspek keselamatan adalah prioritas utama, dan Polri akan terus mengawal proses pembangunan ini secara humanis dan profesional – tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra yang bekerja sama dengan semua pihak.”

 

Dinyatakan bahwa pembangunan jembatan di Desa Sungai Baung merupakan proyek strategis yang berada pada jalur provinsi, sehingga memiliki dampak besar terhadap mobilitas warga dan distribusi logistik di dua kabupaten yang terhubung. Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal, karena akan mempermudah akses perdagangan dan pariwisata di daerah sekitar Sungai Baung.

 

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami berharap hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah, kontraktor, dan masyarakat semakin kuat, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi warga,” pungkas AKP Ardiansyah sebelum timnya kembali ke markas. Sebelum pergi, tim juga memberikan stiker keselamatan kepada beberapa pengendara yang melintas jalur alternatif, sebagai pengingat untuk selalu menjaga keamanan di jalan.