Iklan

Jumat, 16 Januari 2026, Januari 16, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-17T14:19:27Z
Daerahsiaga bencana

Polsek Penukal Utara Pantau Kondisi Air, Lima Desa Rawan Banjir di Wilayahnya Tetap Aman

PALI – Polsek Penukal Utara telah melakukan pemantauan terhadap debit air di wilayah hukumnya pada pagi hari Jumat (16/1/2026), sebagai tanggapan atas tingginya intensitas curah hujan yang berpotensi menyebabkan banjir di beberapa desa yang masuk dalam kategori rawan.

 

Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini dilaksanakan berdasarkan perintah dari pimpinan, sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan peningkatan kesiapsiagaan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi.

 

“Hasil pemantauan yang dilakukan menunjukkan bahwa hingga saat ini belum ada desa yang terdampak banjir. Meskipun demikian, terdapat lima desa yang termasuk dalam kategori rawan karena berada di sekitar kawasan Danau Padang Tempirai dan aliran Sungai Deras,” ujar IPTU Budi Anhar.

 

Desa-desa yang masuk dalam daftar rawan banjir tersebut adalah Desa Tempirai Induk, Tempirai Utara, Tempirai Selatan, Tempirai Timur, serta Desa Lubuk Tampui. Pengecekan kondisi air dilakukan secara langsung oleh personel Polsek Penukal Utara di setiap lokasi rawan.

 

Dalam menyikapi hal ini, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Penukal Utara menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres PALI terus meningkatkan tingkat kewaspadaan dan melakukan pemantauan secara intensif di wilayah rawan banjir.

 

“Kapolres PALI menekankan pentingnya penerapan langkah-langkah preventif serta kesiapsiagaan seluruh personel, selain itu juga perlu adanya sinergi yang erat dengan instansi terkait guna meminimalisir risiko dan dampak banjir terhadap kehidupan serta harta benda masyarakat,” ungkap IPTU Budi Anhar saat menyampaikan pesan dari Kapolres.

 

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat, terutama mereka yang bermukim di daerah dataran rendah dan sepanjang bantaran sungai, agar tetap menjaga kewaspadaan terhadap potensi kenaikan debit air dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat.

 

Polsek Penukal Utara akan terus melakukan pemantauan secara rutin serta menjalin koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah daerah terkait dalam rangka upaya penanggulangan bencana banjir di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).