Iklan

Jumat, 13 Maret 2026, Maret 13, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-14T10:06:01Z
Daerahsiaga bencana

Antisipasi Banjir, Polsek Penukal Abab Turun Langsung Pantau Tiga Sungai – Sembilan Desa Dalam Pengawasan Ketat

PALI – Jajaran Polsek Penukal Abab menggeser langkah antisipasi banjir ke level lebih tinggi dengan melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi debit dan kedalaman air di tiga sungai utama wilayah Kecamatan Penukal dan Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (14/3/2026) pagi. Sungai Sebagut, Sungai Penukal, dan Sungai Abab menjadi fokus pengawasan guna menjaga keamanan masyarakat di sekitar bantaran.

 

Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, SH langsung turun ke lapangan bersama personel mulai pukul 08.30 WIB, menunjukkan komitmen tinggi dalam mengantisipasi potensi bencana. “Kami tidak hanya mengandalkan data dari jarak jauh – kita harus melihat langsung kondisi sungai di lapangan. Tujuan utama adalah memastikan situasi tetap aman dan siap merespons setiap kemungkinan kenaikan debit air yang bisa menyebabkan banjir,” tegasnya.

 

Tim yang terdiri dari Ka SPK (A) Aipda Gunawan, SH, Aipda Mubarak, dan Brigpol David melakukan pengecekan di setiap titik strategis sepanjang aliran sungai. Sebanyak sembilan desa berada dalam pengawasan ketat: empat desa di bantaran Sungai Sebagut (Purun, Babat, Gunung Raja, Mangku Negara), tiga desa di bantaran Sungai Penukal (Raja Jaya, Air Itam, Air Itam Timur), serta dua desa di bantaran Sungai Abab (Tanjung Kurung, Karang Agung).

 

Hingga pukul 09.00 WIB, hasil pemantauan menunjukkan kondisi debit air di ketiga sungai masih stabil dan bahkan mulai berangsur menurun seiring dengan berkurangnya intensitas hujan beberapa hari terakhir. Tidak ada desa maupun fasilitas umum seperti sekolah yang terdampak banjir.

 

“Meskipun kondisi saat ini kondusif dan debit air cenderung menurun, kita tidak boleh lengah sama sekali,” jelas AKP Dedy Kurnia. Perubahan cuaca yang tidak terduga tetap menjadi perhatian utama pihaknya.

 

Polsek Penukal Abab menegaskan akan terus melakukan pemantauan berkala secara rutin. “Kami akan selalu mengawasi perkembangan setiap saat. Jika ada tanda-tanda peningkatan debit air yang berpotensi membahayakan, langkah antisipasi akan segera kami lakukan untuk melindungi masyarakat,” ucapnya dengan tegas.

 

Hingga saat kegiatan selesai, seluruh wilayah Kecamatan Penukal dan Kecamatan Abab tetap dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali.