Iklan

Kamis, 12 Maret 2026, Maret 12, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-12T12:47:44Z
Daerah

Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Digulirkan – Ribuan Pasukan Siap Jaga Amanat Mudik Lebaran

PALEMBANG, 12 MARET 2026 – Dengan semangat "Mudik Aman, Keluarga Bahagia" yang membara, Polda Sumatera Selatan melalui Kapolda Irjen Pol Sandi Nugroho telah menggelar apel besar-besaran sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Musi 2026. Lebih dari seribu personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan sejumlah instansi terkait siap berbaris di garis depan untuk menjamin perjalanan pulang kampung dan momen meriah Idulfitri 1447 Hijriah berjalan lancar dan aman.

 

Acara apel yang berlangsung di Halaman Griya Agung Palembang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, yang juga membacakan amanat penuh harapan dari Kapolri. Momentum tersebut semakin diwarnai dengan simbolis penyematan pita operasi kepada perwakilan personel, menandakan bahwa perlindungan bagi masyarakat sudah mulai terealisasi.

 

Hadirnya Wakapolda Sumsel Rony Samtana, pejabat utama Polda, pimpinan TNI, serta unsur Forkopimda menjadi bukti kongkrit akan sinergi yang kuat antar lembaga. Bersama-sama, mereka berkomitmen untuk menjaga stabilitas wilayah tengah momen mobilitas masyarakat yang diproyeksikan meningkat drastis.

 

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan orang selama Lebaran tahun ini mencapai angka fantastis 143,9 juta jiwa secara nasional. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Polda Sumsel bersama mitra kerja telah merencanakan sebanyak 2.746 pos strategis yang terbagi menjadi tiga kategori utama: Pos Pengamanan untuk menjaga keamanan, Pos Pelayanan untuk membantu masyarakat, dan Pos Terpadu untuk koordinasi lintas sektor. Titik-titik ini akan ditempatkan di jalur mudik utama, objek vital, pusat keramaian, serta area rawan kemacetan.

 

Tak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas darat, operasi yang berlangsung selama 13 hari (13-25 Maret 2026) ini juga mengusung berbagai strategi cerdas. Di antaranya adalah pembatasan angkutan barang, penerapan sistem satu arah, contra flow, hingga kebijakan ganjil-genap di beberapa ruas jalan krusial. Tak ketinggalan, patroli juga diperkuat di kawasan sungai melalui Direktorat Polisi Air dan Udara, serta di tempat ibadah dan pusat keramaian untuk mencegah segala bentuk gangguan.

 

Koordinasi yang erat antara satuan lalu lintas, intelijen, reserse, samapta, dan brimob menjadi kunci keberhasilan operasi ini, dengan fokus pada respons cepat terhadap setiap potensi masalah.

 

"Operasi Ketupat Musi 2026 bukan sekadar tugas rutin kepolisian. Ini adalah bukti nyata bahwa negara selalu ada di sisi masyarakat – memastikan setiap langkah pulang kampung penuh kebahagiaan dan setiap keluarga bisa merayakan Idul Fitri dengan kedamaian," tegas Kapolda Sandi Nugroho dengan penuh semangat.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disiapkan. Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

 

"Kami sudah siap membantu di setiap titik. Mudik yang aman bukan hanya tanggung jawab kami, melainkan perjuangan bersama seluruh masyarakat Sumsel," pungkasnya.