Iklan

Kamis, 02 April 2026, April 02, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-02T15:48:42Z
Daerah

PALI Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Keluarga Lewat HKG ke-54 dan Rakon PKK Sumsel

Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun dan memberdayakan masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui partisipasi aktif TP PKK Kabupaten PALI pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 serta Rapat Konsultasi (Rakon) PKK Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

 

Kehadiran delegasi PALI bukan hanya sekadar mengikuti agenda, melainkan membawa semangat baru untuk memastikan seluruh program kesejahteraan keluarga dapat berjalan efektif, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

 

Ketua TP PKK Kabupaten PALI, Dwi Septaria, menyampaikan bahwa Rakon menjadi wadah yang sangat penting untuk menyelaraskan visi dan strategi. Menurutnya, keselarasan arah kebijakan serta sinkronisasi program kerja adalah kunci utama agar 10 Program Pokok PKK dapat dijalankan dengan maksimal di wilayah "Bumi Serepat Serasan".

 

"Kesatuan tujuan dan semangat di antara seluruh kader adalah pondasi yang tak tergantikan. Dengan persatuan ini, kita bisa melahirkan kolaborasi kerja yang benar-benar solutif dan menjawab tantangan yang ada di lapangan," tegas Dwi Septaria.

 

Lebih jauh dijelaskannya, komunikasi dan kerja sama yang solid antar kader tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga kemandirian ekonomi keluarga.

 

Momentum HKG ke-54 kali ini juga menjadi pengingat betapa vitalnya peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Di tengah dinamika pembangunan, gerakan ini hadir sebagai ujung tombak yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.

 

Dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten PALI, sinergi ini diharapkan terus terjaga dan berkembang. Menempatkan keluarga sebagai inti pembangunan, demi terwujudnya masyarakat PALI yang sejahtera, mandiri, dan berkelanjutan.