Iklan

Senin, 15 Juni 2026, Juni 15, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-15T13:47:51Z
Nasional

Peran Penting Seleraya Belida Muara Enim


Palembang, - P
T Seleraya Belida adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di sektor hulu minyak dan gas bumi (Migas), yang beroperasi sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas.


Wilayah operasi utama perusahaan ini berada di Wilayah Kerja (WK) Belida, yang berlokasi strategis di wilayah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.


Sebagai bagian dari operasional regional di Sumatera bagian selatan, perusahaan ini berfokus pada kegiatan eksplorasi dan eksploitasi untuk mendukung ketahanan energi nasional.


Ditengah hamparan kawasan migas di Desa Lembak, Kabupaten Muara Enim, berdiri sebuah lokasi produksi dengan nama yang cukup unik, yakni Sumur Cantik. Nama yang terdengar tidak lazim untuk sebuah sumur minyak itu ternyata menyimpan cerita dan harapan tersendiri bagi para pekerja migas yang mengelolanya.


Seleraya Belida mulai menandatangani Production Sharing Contract pada tanggal 12 Desember 2004, untuk pertama kali seleraya bielda melakukan produksi pada bulan Agustus 2018.


Seleraya belida memiliki luas Wilayah Kerja saat ini seluas 678.11 km2, diantara meliputi sumur Cantik yang masih bisa berpruduksi. Seleraya memiliki beberapa sumur, dan yang aktif produksi ada 1 sumur sedangkan non aktif (shut in) ada 3 sumur.


Public Relation PT Seleraya Belida, Varentina Rering  menyampaikan, nama Sumur Cantik dipilih sebagai simbol harapan agar sumur tersebut mampu menghasilkan minyak dengan kualitas dan produksi yang baik.


“Nama Sumur Cantik ini merupakan doa dan harapan agar sumur yang dibangun mampu memberikan hasil produksi yang baik. Selain itu, dahulu kawasan ini masih berupa hutan dan sering dikaitkan dengan cerita masyarakat setempat tentang keberadaan makhluk tak kasat mata. Dari situlah kemudian muncul nama Sumur Cantik,” ujarnya.


"Ya, disini banyak harapan besar bagi pekerja bisa berproduksi lebih banyak dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Disini juga untuk pekerja lapangan kita ambil dari warga sekitar, kira kira saat ini ada 90% warga yang bekerja dilapangan," ungkapnya kepada awak media online melalui pesan Wa (WhatsApp). Senin (15/06/2026)




Selain melakukan pengeboran, industri migas saat ini menghadapi tantangan besar karena minyak dan gas bumi merupakan sumber daya yang tidak terbarukan, sehingga diperlukan berbagai langkah untuk menjaga keberlanjutan produksi.


“Target produksi nasional harus terus dijaga. Salah satu tugas utama kami adalah menahan laju penurunan produksi sekaligus mendorong kegiatan eksplorasi dan pengembangan agar produksi dapat meningkat,” kata Varentina


Lanjutnya, disini (Seleraya Belida) hanya melakukan pengeboran dan setelah menghasilkan baru dikirim kepertamina melalui pipa PT Medco.


"Hasil pengeboran hanya diproses untuk memenuhi persyaratan lifting. Selanjutnya minyak yang telah memenuhi spesifikasi lifting dialirkan melalui pipa PT Medco menuju Pertamina Patra Niaga RU III Plaju sedangkan untuk gas dialirkan menuju titik tie-in point pipa Pertagas untuk dijual kepada PGN dan PTGN," kata Varentina.


Varentina juga menambahkan, saat ini seleraya belida sedang melaksanakan drilling develover  dan service sumur. "Kami sedang drilling develop sumur SA-03, SAS-03 dan juga akan  melakukan well service di sumur Cantik-01 , SA-01 dan SAS-01," jelasnya.




Disini, Pt Seleraya Belida tidak hanya menjelankan pekerjaannya. Karena selain mempekerjakan warga sekitar, Seleraya belida juga berperan dalam kegiatan sosial seperti, kesehatan, pendidikan dan menjaga lingkugan.


"Seleraya Belida aktif merealisasikan proposal proposal yang masuk ke kami, dan juga aktif dalam menyalurkan PPM (CSR), seperti rehap gedung sekolah, mengadakan sunatan massal, memberikan asupan gizi tambahan bagi ibu hamil dan lansia. Kami juga melakukan penanaman mangrove untuk menjaga lingkungan," Tutup Varentina.(Dian P)